Langsung ke konten utama

TENTANG IBU (Belajar Kesabaran dari Ibu)

Meskipun aku dan ibuku sangat dekat, bukan berarti hubungan kami tidak pernah mengalami pasang-surut. Suatu saat aku pernah kesal sama ibu, karena perbedaan cara pandang terhadap sesuatu. Waktu itu kusampaikan rasa kecewaku dan ibu hanya bilang jika selama ini pun sudah berusaha melakukan seperti yang kupinta. Hanya saja memang kondisinya kurang mendukung. Saat itu aku keceplosan bilang, 'Mana mungkin ibu mengerti, karena kita sudah beda generasi'. Rasanya menyesal sekali bilang seperti itu. Takut menyakiti dan membuat hatinya sedih. Padahal selama ini ibu selalu berbuat yang terbaik untuk anak dan cucunya. Ibuku adalah seorang Guru yang kini menjadi Kepala Sekolah. Ibuku yang menjadikan aku tetap ABG (Anak Bu Guru 😁). Akan tetapi perbedaan lintas generasi pasti ada sedikit hal yang berbeda, dan kita tidak dapat memaksakan pemikiran kita terhadapnya. Setiap orang memiliki kapasitas yang berbeda dalam memahami sesuatu. Termasuk seorang ibu. Sebagai anak jangan selalu menuntut untuk dimengerti terus, tapi mencoba juga melihat dan mengerti orang tua, karena pada dasarnya orang tua selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Hanya saja caranya mungkin ada yang sedikit berbeda.

Seiring berjalannya waktu dan kedewasaan yang bertambah, kini aku menyadari bahwa begitu besar kasih sayang seorang ibu untuk anaknya. Apalagi sekarang saya pun sudah menjadi seorang ibu. Saat saya merasa khawatir terhadap anak, seperti itu pula kekhawatiran ibu terhadap saya. Ibu adalah sosok yang paling mengerti kondisi anak, selalu memaklumi, tempat curhat terbaik, dan ibulah tempat kita kembali atas semua hal yang terjadi dengan diri kita. Jika kita bisa sukses seperti sekarang, itu semua berkat jasa orang tua, bapak dan ibu. Pencapaian yang kita raih, itu semua bukan karena pencapaian kita sendiri, tapi ada doa orang tua, ada doa ibu. Sering kulihat ibu puasa senin-kamis, dan ibu pernah berkata, "smoga amalannya dapat memudahkan ikhtiar anak-anakku".

Ibu..., kesabaran dan kasih sayangmu tanpa batas. Saat aku berada dalam kandunganmu, engkau menantiku dengan penuh kesabaran, menjalani semua proses kehamilan yang tidak mudah, menjaga pola makan, semua ibu lakukan agar aku dapat terlahir sempurna. Saat melahirkan seorang ibu harus menahan rasa sakit sebesar 57 del, padahal manusia hanya bisa menahan sakit sekitar 45 del. Betapa hebat perjuanganmu ibu....

Setelah aku lahir, dimasa kecilku, kau bersabar menjagaku meskipun harus terbangun di pertengahan malam karena aku menangis minta susu atau merasa tidak nyaman karena popokku basah akibat pipisanku. Kau yang sabar mengajariku membaca dan menulis, mengajarkanku baca puisi, menjadi pembawa acara di sekolah, mengikutkanku ke berbagai macam les agar aku menjadi anak yang pintar. Ibu selalu berusaha menuruti apa yang aku minta, bahkan saat gadget HP masih barang langka, kau penuhi semuanya agar aku tidak ketinggalan dari teman-temanku. Ibu, kau juga yang mengajariku sopan santun, yang selalu menuntunku dengan nasihat kebajikan hidup agar aku dapat hidup berdampingan dengan yang lain, mengatasi semua permasalahan hidup agar aku tegar dan kuat.

Lalu setelah aku besar, haruskah aku merasa lebih pintar, haruskah aku merasa lebih hebat saat ada sedikit hal yang tidak dapat dipahami oleh ibu?Karena kondisi seorang ibu yang sudah mulai menua. Perbedaan dalam mengurus anak, perbedaan sedikit paham dengan istri/suami kita, dan perbedaan-perbedaan kecil yang harusnya dapat kita maklumi. Jangan sampai hanya karena hal-hal kecil, kita menjadi tidak dekat dengan ibu. Padahal apa yang kita dapat sekarang adalah hasil perjuangan ibu, hasil didikan seorang ibu yang senantiasa sabar mengantarkan kita menuju kesuksesan. Jika ada masalah, ibulah yang akan menjadi penengah, membesarkan hati kita, dan selalu memberikan dukungan moril dan materil. Walaubagaimanapun, rasanya kita tidak akan mampu membalas semua kasih sayang yang sudah ibu berikan untukku.

Ibu pernah bilang, jika kebahagiaan anak adalah segalanya buat orang tua. Bukan balasan materi yang ibu inginkan, tapi kebahagiaan anak itu yang paling penting. Melihatku bahagia itu sudah lebih dari cukup buat ibu. Betapa tulusnya kasih sayangmu ibu.Karena itu aku janji akan membuat hidupku selalu bahagia agar ibu tidak khawatir denganku. Maafkan jika aku masih banyak kesalahan, maafkan jika aku pernah membuatmu sedih. Maafkan anakmu ibu....

Terima kasih banyak ibu untuk semua jasa-jasamu.
Terima kasih untuk semua kasih sayang,dan pengorbananmu. Semoga aku bisa menjadi ibu terbaik buat anak-anakku. Aku ingin menjadi ibu sepertimu.


(My lovely Mom & Brother)
#CatatanMia
#BerbagiCerita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ME TIME NYA LAKI-LAKI ITU NGAPAIN AJA YA...?

Kemarin saya sempat bertanya di wall saya, "Sebetulnya cowo perlu me time gak sih? Biasanya ngapain aja?". Ternyata jawabannya sangat variatif, dan pada umumnya menjawab klo cowo juga perlu me time . Berikut saya tulis beberapa pernyataan tentang pria dengan kegiatan me time nya : ˙Laki laki itu makhluk yang gak pernah dewasa. Cuma mainannya aja yang tambah mahal. Anak laki2 mainnya mobil mobilan. Bapak bapak mainnya mobil beneran. Yang berubah cuma harganya 😂 😂 😂 . Ini jawaban yang paling kena bgt, setuju pake banget kaan? ˙ Tidur seharian Me time sih me time, tapi klo sudah sampe berjam-jam itu udah jadi penyakit. Nama penyakitnya itu adalah TUMOR (tukang molor ) ˙ Ke bengkel mobil Cewe biasanya paling males diajak ke tempat ini. Tapi baru ditinggal ke bengkel beberapa jam aja udah telpon nyari -nyari. Beneran nih masih di bengkel???. ˙ Kumpul sama temen-temennya, ngobrol sambil ngopi-ngopi. Oow jadi ternyata gak cuma sesama cewe yang ...

MAHAR LOGAM MULIA MAHAL? SIAPA BILANG?

Bagi para pemuda atau siapa saja yang punya kerabat yang akan menikah, mungkin ini akan menjadi solusi menarik untuk anda semuanya. Kita semua tahu bahwa emas merupakan salah satu barang mewah dan merupakan salah satu alternatif mahar pernikahan yang masih jadi favorit bagi sebagian masyarakat. Walaupun semakin hari harga emas semakin mahal, tapi kini siapa pun bisa memberikan mahar emas untuk calon pasangan tercinta. Kita dapat membeli emas (logam mulia batangan) secara terjadwal dan sesuai dengan kemampuan dengan fasilitas Tabungan Emas dari Pegadaian Syariah. Melalui tulisan ini saya tidak hendak beriklan, saya menulis semata mata karena saya melihat solusi yang mungkin bermanfaat.  Biasanya penghasilan yang kita terima akan langsung dialokasikan untuk beberapa kebutuhan, untuk kepentingan sehari hari, kewajiban bulanan,pembayaran hutang, dan tabungan/investasi. Menurut perencana keuangan biasanya dari pendapatan yang kita terima hanya dapat dialokasikan kurang ...

SAAT BEKERJA MENJADI SEBUAH PILIHAN

Secara naluri seorang ibu selalu ingin dekat dengan anak. Bagi seorang ibu,bisa merawat dan menjaga anak selama 24 jam adalah suatu kebahagiaan. Meskipun kadang repot dan lelah menghadapi semua ulah anak, tapi semuanya tergantikan dengan rasa suka cita ketika melihat tumbuh kembang anak yang baik. Bagi ibu bekerja yang harus meninggalkan anak di rumah, tentu hal ini menjadi dilema tersendiri. Seperti ada peran batin antara keinginan untuk selalu dekat dengan anak dan realitas untuk tetap bekerja. Bagaimana pun kondisi dan permasalahan yang dihadapi oleh setiap orang itu berbeda-beda. Beberapa alasan kenapa seorang ibu harus tetap bekerja diantaranya: ibu tersebut adalah orang tua tunggal bagi anaknya, tulang punggung keluarga, ingin membantu suami secara ekonomi, atau hanya sekedar media untuk aktualisasi diri. Hidup itu adalah pilihan, dan ketika pilihannya adalah bekerja, emak jangan berkecil hati, yang penting emak jangan terlalu terlena dengan pekerjaan sehingg...