Langsung ke konten utama

Sabarlah, semua akan indah pada waktunya

Betul sekali Bu, bahwa mengurus anak itu merepotkan, apalagi jika punya anak banyak. Dapat dibayangkan betapa repotnya mengurusi banyak anak sendirian. Tapi percayalah Bu, suatu saat jika anakmu sudah dewasa. Pasti anak-anak akan merasa bangga karena ibu adalah wanita hebat yang mampu mendidik anak dengan cinta meskipun dengan segala keterbatasan.

Betul sekali Bu, bahwa sebagai perempuan kita ingin dicukupi secara materi, dimanjakan, diajak jalan-jalan seperti pasangan suami istri yang lain. Tapi sabarlah Bu, saat suami belum dapat memberikan semua itu, mungkin suami penghasilannya belum terlalu besar, sehingga harus memprioritaskan terlebih dahulu kebutuhan dan pendidikan anak-anak. Jangan membandingkan kehidupan diri sendiri dengan orang lain. Karena setiap keluarga punya masalahnya sendiri-sendiri. Ingat komitmen dulu yang dibangun saat akan berkeluarga, mau menerima segala kekurangan pasangan. Termasuk juga soal keuangan. Sabar dulu ya Bu, mungkin nanti jika anak-anak sudah besar, perhatian suami akan sepenuhnya menjadi milik ibu. Pada akhirnya menikmati kebersamaan berdua, tinggal memetik manisnya perjuangan melewati ujian hidup dan berbahagia atas kesuksesan anak-anak.

Tolonglah mengerti sedikit Pak. Bahwa perempuan itu memang sedikit rumit dengan perasaannya. Biarkan ia mengeluarkan semua keluh kesahnya. Cukup dengarkan, dan peluklah. Karena perempuan itu sebetulnya hanya perlu pengertian yang mendalam, atas segala keinginan yang tidak didapatkan. Perempuan itu perlu dukungan dalam mendidik anak. Perlu waktu untuk kebersamaan agar bisa berbagi rasa.

Begitulah perempuan Pak. Tuhan lebih tahu segala usaha bapak dalam mencari nafkah untuk keluarga. Jika istri sering menceritakan keinginan yang tidak dapat bapak penuhi, itu bukan karena istri tidak menghargai jerih payah bapak dalam menafkahi keluarga. Tapi itu adalah ungkapan hatinya agar mendapat perhatian lebih dari bapak, terutama dukungan psikologis. Ingat pak, perempuan itu diciptakan lebih lembut perangainya dari pada laki-laki. Perasaannya selalu ingin dilindungi. Istri tidak hanya butuh materi, tapi juga keberadaan jiwa raga bapak. Disini sebetulnya peran seorang bapak sangat diperlukan dalam keluarga.

Pak, Bu, bukankah pernikahan itu untuk saling melengkapi?. Jika ada hal yang membuatmu merasa susah, maka jangan kau ulang kesusahan itu kepada anakmu. Jika merasa tidak tercukupi secara nafkah itu tidak enak, maka jangan buat sejarah yang sama. Karena perempuan manapun perasaannya sama. Dan sampai kapan pun anak itu akan selalu mencintai orang tuanya. Hargailah berapa pun pemberian anakmu, karena itu adalah hasil keringatnya dan bukti cinta untukmu, meskipun apa yang dilakukan anakmu tidak seberapa dibanding pengorbananmu yang besar itu. Sabarlah Bu, buanglah jauh-jauh semua perasaan yang kurang nyaman, yakinlah bahwa anak-cucumu begitu mencintaimu. Berbahagialah, besarkan hatimu. Karena suatu saat perbuatan baik untuk suami dan anak-anak akan kembali padamu.

Lihatlah Pak, Bu, ada jiwa-jiwa yang masih punya masa depan yang masih panjang. Mereka adalah anak dan cucumu, generasi mendatangmu. Mereka sebetulnya yang harus lebih diperhatikan, karena langkah mereka masih panjang. Mereka harus punya kekuatan untuk bertahan di era yang sangat berbeda denganmu. Bukankah orang tua itu selalu lebih mengutamakan kebahagiaan dan masa depan anak-anak? Anak yang berbahagia dan sukses, akan hormat dengan orang tuanya, dan pasti tidak akan melupakanmu di masa tuamu. Percayalah semua itu. Sabarlah, semua akan indah pada waktunya.

(Tulisan ini terinspirasi dari curhat seorang sahabat. Pada kenyataannya memang masih banyak pasutri yang tidak dapat memahami dan mengerti satu sama lain. Alhamdulillah, saya punya orang tua yang rukun, dan kami hanya dua bersaudara, jadi tidak pernah mengalami hal di atas. Semoga rumah tangga saya dan suami juga tetap rukun sampai maut memisahkan.)

#BerbagiCerita
#CatatanMia



( pixabay image)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

ME TIME NYA LAKI-LAKI ITU NGAPAIN AJA YA...?

Kemarin saya sempat bertanya di wall saya, "Sebetulnya cowo perlu me time gak sih? Biasanya ngapain aja?". Ternyata jawabannya sangat variatif, dan pada umumnya menjawab klo cowo juga perlu me time . Berikut saya tulis beberapa pernyataan tentang pria dengan kegiatan me time nya : ˙Laki laki itu makhluk yang gak pernah dewasa. Cuma mainannya aja yang tambah mahal. Anak laki2 mainnya mobil mobilan. Bapak bapak mainnya mobil beneran. Yang berubah cuma harganya 😂 😂 😂 . Ini jawaban yang paling kena bgt, setuju pake banget kaan? ˙ Tidur seharian Me time sih me time, tapi klo sudah sampe berjam-jam itu udah jadi penyakit. Nama penyakitnya itu adalah TUMOR (tukang molor ) ˙ Ke bengkel mobil Cewe biasanya paling males diajak ke tempat ini. Tapi baru ditinggal ke bengkel beberapa jam aja udah telpon nyari -nyari. Beneran nih masih di bengkel???. ˙ Kumpul sama temen-temennya, ngobrol sambil ngopi-ngopi. Oow jadi ternyata gak cuma sesama cewe yang ...

MAHAR LOGAM MULIA MAHAL? SIAPA BILANG?

Bagi para pemuda atau siapa saja yang punya kerabat yang akan menikah, mungkin ini akan menjadi solusi menarik untuk anda semuanya. Kita semua tahu bahwa emas merupakan salah satu barang mewah dan merupakan salah satu alternatif mahar pernikahan yang masih jadi favorit bagi sebagian masyarakat. Walaupun semakin hari harga emas semakin mahal, tapi kini siapa pun bisa memberikan mahar emas untuk calon pasangan tercinta. Kita dapat membeli emas (logam mulia batangan) secara terjadwal dan sesuai dengan kemampuan dengan fasilitas Tabungan Emas dari Pegadaian Syariah. Melalui tulisan ini saya tidak hendak beriklan, saya menulis semata mata karena saya melihat solusi yang mungkin bermanfaat.  Biasanya penghasilan yang kita terima akan langsung dialokasikan untuk beberapa kebutuhan, untuk kepentingan sehari hari, kewajiban bulanan,pembayaran hutang, dan tabungan/investasi. Menurut perencana keuangan biasanya dari pendapatan yang kita terima hanya dapat dialokasikan kurang ...

SAAT BEKERJA MENJADI SEBUAH PILIHAN

Secara naluri seorang ibu selalu ingin dekat dengan anak. Bagi seorang ibu,bisa merawat dan menjaga anak selama 24 jam adalah suatu kebahagiaan. Meskipun kadang repot dan lelah menghadapi semua ulah anak, tapi semuanya tergantikan dengan rasa suka cita ketika melihat tumbuh kembang anak yang baik. Bagi ibu bekerja yang harus meninggalkan anak di rumah, tentu hal ini menjadi dilema tersendiri. Seperti ada peran batin antara keinginan untuk selalu dekat dengan anak dan realitas untuk tetap bekerja. Bagaimana pun kondisi dan permasalahan yang dihadapi oleh setiap orang itu berbeda-beda. Beberapa alasan kenapa seorang ibu harus tetap bekerja diantaranya: ibu tersebut adalah orang tua tunggal bagi anaknya, tulang punggung keluarga, ingin membantu suami secara ekonomi, atau hanya sekedar media untuk aktualisasi diri. Hidup itu adalah pilihan, dan ketika pilihannya adalah bekerja, emak jangan berkecil hati, yang penting emak jangan terlalu terlena dengan pekerjaan sehingg...